Cek sebelum makan! pantangan makanan setelah operasi jika tidak ingin luka sembuh lebih lama

ของแสลงหลังผ่าตัดที่ควรงด ถ้าไม่อยากแผลหายช้า

Pantangan makanan adalah istilah yang digunakan untuk menyebut jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat sedang sakit atau memiliki luka. Banyak orang tua sejak dahulu sering menasihati untuk menghindari makanan tertentu ketika tidak sehat atau setelah menjalani operasi karena dipercaya dapat memperparah kondisi atau memperlambat penyembuhan. Namun, benarkah pantangan makanan setelah operasi itu benar-benar ada? Lalu, bagaimana cara merawat diri dengan tepat setelah operasi? Temukan jawabannya di sini.

Apakah pantangan makanan setelah operasi itu benar-benar ada?

Pantangan makanan setelah operasi memang ada, namun tidak semua makanan yang dianggap pantangan sesuai dengan kepercayaan turun-temurun dari orang zaman dulu benar-benar berbahaya. Makanan memegang peranan yang sangat penting saat sakit atau memiliki luka, karena nutrisi yang dikonsumsi dapat memberikan manfaat untuk pemulihan tubuh, atau sebaliknya justru memperburuk kondisi jika memilih makanan yang tidak tepat.

Beberapa makanan yang dulu dipercaya sebagai pantangan, ternyata tidak berbahaya jika dikonsumsi. Bahkan, makanan tersebut justru dapat membantu proses pemulihan dengan sangat baik. Contohnya:

  • Telur secara tradisional dipercaya bahwa setelah operasi tidak boleh makan telur karena dapat membuat luka sembuh lebih lambat. Padahal, telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang membantu pembentukan jaringan baru sehingga luka dapat sembuh lebih cepat.
ไข่
  • Daging kaya akan protein dan vitamin yang membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Oleh karena itu, mengonsumsi daging tidak termasuk pantangan setelah operasi seperti yang selama ini dipercaya.

Sebaliknya, jika saat sakit atau setelah operasi justru menghindari makanan-makanan tersebut, tubuh dapat kekurangan protein. Hal ini dapat menyebabkan luka sulit sembuh dan proses pemulihan menjadi lebih lama. Ketika tubuh mengalami cedera atau sakit, kebutuhan protein harian akan meningkat dibandingkan kondisi normal. Oleh sebab itu, menghindari daging dan telur yang merupakan sumber protein utama dapat membuat tubuh tidak mendapatkan protein yang cukup sesuai kebutuhan.

5 สิ่งต้องห้ามหลังผ่าตัดศัลยกรรม

Makanan apa saja yang termasuk pantangan setelah operasi dan sebaiknya dihindari?

Makanan bermanfaat bagi tubuh sebagai sumber energi dan zat gizi yang membantu menutrisi serta memperbaiki bagian tubuh yang mengalami kerusakan, sekaligus mendukung agar sistem tubuh dapat bekerja dengan lebih optimal. Namun, tidak semua jenis makanan memberikan manfaat tersebut. Pasalnya, ada beberapa makanan yang termasuk pantangan setelah operasi yang apabila dikonsumsi saat sakit dapat memperburuk kondisi, meningkatkan risiko infeksi, serta memicu terjadinya komplikasi.

Oleh karena itu, makanan-makanan berikut ini tergolong sebagai pantangan setelah operasi dan sebaiknya dihindari setelah menjalani tindakan pembedahan, agar luka tidak mengalami peradangan, infeksi, dan proses penyembuhan tidak menjadi lebih sulit. 

thai food;Shrimp in spicy fish sauce

Makanan mentah atau setengah matang

Makanan mentah atau setengah matang, seperti larb, koi, sashimi, udang hidup (kung ten), soi ju, dan sejenisnya, berisiko terkontaminasi mikroorganisme penyebab penyakit, seperti bakteri dan parasit. Hal ini dapat menyebabkan luka operasi terinfeksi dan memicu terjadinya komplikasi lainnya.

Selain itu, makanan yang tidak dimasak dengan matang juga dapat mengganggu sistem pencernaan atau menyebabkan keracunan makanan, yang berakibat pada kehilangan cairan dalam tubuh serta membuat kondisi kesehatan dan proses pemulihan menjadi lebih buruk dari sebelumnya. 

Makanan fermentasi atau diasinkan

Makanan fermentasi atau diasinkan, seperti rebung fermentasi, buah asinan, sayuran asinan, pla ra, kepiting asin, sosis Isan, dan sejenisnya, merupakan makanan yang telah melalui proses pengolahan untuk memperpanjang masa simpan. Proses tersebut membuat makanan fermentasi mengandung kadar gula dan natrium yang cukup tinggi, yang dapat menyebabkan luka menjadi meradang atau bengkak.

Selain itu, beberapa jenis makanan fermentasi tidak melalui proses pemasakan atau sterilisasi yang memadai, sehingga berisiko terkontaminasi mikroorganisme penyebab penyakit, yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi setelah operasi. 

ส้มตำ

Makanan bercita rasa pedas atau terlalu panas

Makanan bercita rasa kuat, baik yang terlalu asin, terlalu manis, maupun terlalu pedas, dapat berdampak negatif terhadap proses pemulihan luka setelah operasi. Jenis makanan ini dapat menyebabkan peradangan sehingga luka sembuh lebih lambat.

Makanan yang terlalu asin dapat meningkatkan kadar natrium dalam tubuh dan berisiko menyebabkan luka mengalami pembengkakan akibat penumpukan cairan. Sementara itu, makanan yang terlalu manis dapat meningkatkan kadar gula darah, yang berpengaruh terhadap meningkatnya proses peradangan. Adapun makanan yang terlalu pedas dapat memicu produksi keringat berlebih, yang dapat menyebabkan iritasi pada area luka operasi. 

เครื่องดื่มแอลกฮอล์

Minuman beralkohol

Minuman beralkohol merupakan musuh utama yang menghambat proses pemulihan luka setelah operasi. Efek alkohol dapat meningkatkan aliran darah lebih dari normal, sehingga darah dapat merembes di area luka dalam waktu lebih lama, menyebabkan pembengkakan dan memperlambat penyembuhan luka.

Selain itu, minuman beralkohol juga dapat memicu peradangan, menurunkan fungsi sistem kekebalan tubuh, serta mengandung radikal bebas yang membuat proses perbaikan dan penyembuhan luka menjadi tidak optimal. 

อาหารทะเล

Makanan laut (seafood)

Salah satu pantangan setelah operasi yang sebaiknya dihindari adalah makanan laut. Hal ini karena makanan laut berisiko menimbulkan reaksi alergi yang dapat menyebabkan peradangan pada area bekas operasi, serta meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi pada luka operasi.

Selain pantangan makanan setelah operasi tersebut, jika tidak ingin proses penyembuhan luka menjadi lebih lambat, sebaiknya juga menghindari konsumsi suplemen tertentu, seperti vitamin E, ekstrak daun ginkgo biloba, dan berbagai jenis herbal. Suplemen-suplemen ini dapat memengaruhi sistem peredaran darah, menyebabkan darah sulit membeku, sehingga luka operasi menjadi lebih lama sembuh.

Peringatan! Mengonsumsi makanan pantangan setelah operasi dapat menimbulkan efek samping berbahaya yang tak terduga

Pada umumnya, setelah menjalani tindakan operasi, dokter akan selalu memberikan anjuran mengenai cara merawat diri dan hal-hal yang perlu diperhatikan setelah operasi, seperti makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi. Namun, jika tanpa sengaja mengonsumsi makanan pantangan setelah operasi, apa saja dampak yang bisa terjadi?

Baiklah, mari kita bahas lebih serius. Kali ini kami akan mengajak anda melihat sebuah contoh kasus yang bisa dijadikan pelajaran penting bagi pasien yang tidak mematuhi anjuran dokter. Melihat kasus ini, sebaiknya jangan pernah menjadikannya sebagai contoh untuk ditiru, karena jika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi, bisa jadi sudah terlambat untuk diperbaiki dan bahkan dapat berujung pada peradangan serta infeksi pada luka operasi.

Kasus ini berasal dari seorang pasien bernama “Nong Puey” yang membagikan ulasan kondisi setelah menjalani operasi implan dagu, sebagai peringatan bagi anak muda yang suka mencoba hal-hal baru. Pengalaman ini dibagikan melalui aplikasi Lemon8 di akun lollipoppuey, dengan pesan:

“Mau cantik, tapi hampir gagal!! Seandainya dulu lebih mendengarkan nasihat dokter.”

“Halo semuanya~ Hari ini Puey mau berbagi pengalaman operasi implan dagu pertama kali ya!!

Dibilang pertama kali karena sebelumnya benar-benar belum pernah melakukan apa pun pada dagu sama sekali. Belum pernah filler, belum pernah suntik apa pun. Dari dulu wajahku memang bulat, apalagi setelah operasi hidung, daguku jadi terlihat makin pendek lagi.

Akhirnya memutuskan untuk operasi implan dagu!! Sekalian yang permanen saja. Pilihannya jatuh ke WE Clinic bersama Dr.Sam. Dokternya ramah banget, tangannya ringan, dan yang paling penting lukanya kecil sekali!! tidak sampai 1 cm. Benar-benar hasilnya luar biasa.

Tapi yang salah itu aku sendiri… Ya ampun!! karena sebelumnya pernah operasi hidung, saya pikir makan sedikit tidak apa-apa. Hari pertama langsung makan salmon, lanjut besoknya makan seafood habis-habisan. Astaga hampir gagal!! Daguku bengkak parah, bisa dibilang seluruh wajah ikut bengkak dan terasa sangat tegang. Mau nangis rasanya. Tapi untungnya dokter benar-benar menolongku, dan kliniknya merawat dengan sangat baik.

Buat siapa pun yang sedang berpikir ingin melakukan operasi plastik, aku mau bilang dari sini: dengarkan kata dokter!! Kalau dilarang makan, ya benar-benar jangan. Sedikit pun jangan coba-coba, risikonya besar banget. Seperti aku ini, bisa dibilang sudah pakai semua keberuntungan yang ada. Demi cantik, ternyata capek banget ya!!”

Setelah membaca ulasan kondisi setelah operasi implan dagu ini, bagaimana pendapat kalian? Secara pribadi, admin sangat terkejut, karena kondisi Puey benar-benar seperti menempatkan silikon di ujung jurang yang dalam. Namun perlu ditegaskan bahwa dokter memberikan perawatan dengan sangat teliti dan penuh perhatian. Saat ini, baik hidung maupun dagunya sudah masuk posisi dengan baik, bentuknya indah, proporsional, dan terlihat jauh lebih serasi. Admin juga diam-diam membawa foto update terbaru untuk dibagikan agar bisa dilihat bersama-sama.

หลังศัลยกรรมคาง จมูก
หลังศัลยกรรมคาง จมูกโอเพ่น ยืดผนังกั้นจมูก

Efek samping umum setelah mengonsumsi makanan pantangan setelah operasi

  • Gatal
  • Pembengkakan dan Kemerahan

Efek samping pada tingkat ringan ini umumnya tidak berbahaya. Penanganan awal dapat dilakukan dengan mengonsumsi obat antihistamin (obat antialergi), melakukan perawatan sesuai gejala, serta kembali berkonsultasi dengan dokter agar kondisi dapat dievaluasi untuk memastikan tidak ada kelainan lebih lanjut.

Efek samping serius setelah mengonsumsi makanan pantangan setelah operasi

  • Luka mengalami pembengkakan dan kemerahan yang parah
  • Pembengkakan yang luar biasa
  • Terjadi infeksi

Apabila tanpa sengaja mengonsumsi makanan pantangan setelah operasi dan mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera menemui dokter. Hal ini karena luka operasi dapat mengalami infeksi yang berisiko menyebabkan luka memburuk, proses penyembuhan menjadi lebih lama, atau bahkan membahayakan nyawa.

Ingin luka operasi cepat sembuh? Apa yang sebaiknya dikonsumsi setelah operasi?

Luka operasi akan pulih dan sembuh lebih cepat apabila tubuh mendapatkan nutrisi yang diperlukan untuk memperbaiki bagian yang rusak serta mendukung kinerja sistem tubuh secara keseluruhan. Jika ingin tubuh tetap kuat dan luka sembuh lebih cepat, makanan-makanan berikut ini merupakan asupan penting yang tidak boleh dilewatkan.

รีวิวศัลยกรรม 21 วัน

Protein

Protein merupakan salah satu zat gizi yang sangat penting bagi tubuh, terutama saat sedang sakit atau mengalami luka, seperti luka akibat operasi. Protein berperan dalam merangsang pembentukan jaringan baru, sehingga membantu proses penutupan luka dan mempercepat penyembuhan.

Rekomendasi makanan protein tinggi

  • Telur: Satu butir telur mengandung sekitar 7 gram protein. Selain itu, telur juga kaya akan nutrisi lain yang membantu fungsi tubuh tetap optimal, seperti vitamin A, vitamin B1, B2, B6, folat, fosfor, dan berbagai zat gizi penting lainnya.
  • Daging: Baik daging sapi, daging ayam, maupun ikan air tawar, semuanya merupakan sumber protein dan nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan untuk membantu pemulihan tubuh setelah operasi.
  • Biji-bijian (serealia): Beberapa jenis biji-bijian mengandung protein yang tidak kalah tinggi dibandingkan daging. Selain itu, biji-bijian juga kaya serat dan memiliki kandungan kalori yang relatif rendah.
หลังศัลยกรรมควรทานวิตามิน แร่ธาตุ จากผักผลไม้

Vitamin dan mineral dari makanan segar

Vitamin dan mineral merupakan zat gizi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil, namun sangat penting karena berperan dalam menjaga agar sistem tubuh dapat bekerja secara normal. Terutama setelah operasi, ketika tubuh mempercepat proses pemulihan, kinerja sistem tubuh akan menjadi lebih optimal apabila kebutuhan vitamin dan mineral terpenuhi dengan cukup.

Contoh vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk membantu pemulihan luka operasi:

  • Zat besi: Ditemukan pada sayuran hijau, tahu, biji-bijian, dan lainnya. Zat besi membantu mempercepat pemulihan luka karena sel darah merah yang membawa oksigen dapat dialirkan ke area luka dengan lebih optimal, sehingga luka mendapatkan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan untuk penyembuhan.
  • Seng (zinc): Ditemukan pada biji bunga matahari serta produk hewani seperti telur dan jeroan. Seng membantu tubuh menyerap protein untuk memperbaiki jaringan yang rusak, serta merangsang pembentukan sel kulit baru.
  • Lemak sehat: Ditemukan pada alpukat, almond, minyak zaitun, dan sejenisnya. Lemak sehat membantu mencegah tubuh memecah protein dari otot untuk dijadikan energi, sehingga protein dapat difokuskan untuk proses pemulihan luka operasi. Selain itu, lemak sehat juga membantu melindungi membran sel dan mempercepat proses penutupan luka.
  • Vitamin C: Ditemukan pada jeruk, stroberi, nanas, dan lainnya. Vitamin C kaya akan antioksidan yang membantu meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh, mengurangi risiko infeksi setelah operasi, serta memperkuat pembuluh darah dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Namun demikian, tidak disarankan untuk mengonsumsi vitamin dan mineral dalam bentuk suplemen, karena dapat berdampak pada luka operasi, seperti darah yang sulit membeku, pembengkakan atau memar, sehingga proses penyembuhan menjadi lebih lambat.

Air putih

Tubuh manusia memiliki kandungan air lebih dari setengah bagian, sehingga air merupakan hal yang sangat penting dan tidak boleh kekurangan. Ketika tubuh mendapatkan cairan yang cukup, sistem tubuh akan dapat bekerja dengan normal. Oleh karena itu, setelah operasi disarankan untuk minum air putih dalam jumlah yang cukup, minimal sekitar 1–2 liter per hari, agar tubuh memiliki cairan yang cukup untuk menunjang fungsi seluruh sistem tubuh.

Merawat diri setelah operasi sesuai dengan anjuran dokter akan membantu luka operasi sembuh lebih cepat serta mengurangi risiko efek samping yang mungkin terjadi, seperti peradangan atau infeksi. Lalu, bagaimana cara merawat diri setelah operasi dengan benar?

Anda dapat membaca selengkapnya pada artikel “Perawatan setelah operasi hidung: Cara merawat diri agar hidung indah, aman, lengkap dengan tanya jawab (Q&A)”

Kesimpulan

Pemulihan tubuh dari penyakit atau luka setelah operasi sangat dipengaruhi oleh pola makan, yang sama pentingnya dengan aspek perawatan diri lainnya. Menghindari makanan pantangan setelah operasi serta mengonsumsi makanan yang bermanfaat dapat membantu proses pemulihan berjalan dengan baik, mempercepat penyembuhan luka, serta menurunkan risiko infeksi, peradangan, maupun terjadinya komplikasi.

Selain memperhatikan asupan makanan, perawatan diri setelah operasi dalam aspek lain juga tidak kalah penting, seperti menghindari aktivitas yang dapat meningkatkan aliran darah secara berlebihan, menjaga agar luka tidak terkena air, serta yang terpenting adalah mengonsumsi obat dan mematuhi semua anjuran dari dokter. Dengan demikian, luka dapat sembuh lebih cepat dan hasilnya pun lebih optimal.

สำหรับผู้อ่านทุกท่านที่มีข้อสงสัยเพิ่มเติม ทีมแพทย์ We Clinic ยินดีให้คำปรึกษาฟรี

โดยไม่มีค่าใช้จ่าย หรือสามารถปรึกษาหมอทาง facebook หรือ Line ได้ที่นี่เลยครับ

ปรึกษา เสริมคาง เสริมจมูก ออนไลน์
Line chat facebook chat